Lagu ini memang bukan lagu baru Seringai.
Menurut saya lagu ini memang menggambarkan situasi di negara kita.
Seperti praktek kekerasan di jalanan dengan berlindung dibalik agama,
menghalangi jamaah agama lain untuk beribadah (juga dengan kekerasan).
Apakah semua sudah lupa dengan semboyan negara kita "Bhinneka Tunggal Ika" ?
Apakah "Toleransi dan kerukunan umat beragama" hanyalah sebuah kalimat yang sering dijumpai di pelajaran pendidikan moral di sekolah-sekolah?
Apakah keanekaragaman budaya dan kepercayaan di Indonesia yang dulu dibanggakan, dianggap produk orde baru sehingga harus dibuang?
Seringai - Bermain Tuhan
Album : Serigala Militia
Lirik :
Individu, individu merdeka.
Selamat datang di era kemunduran,
pikiran tertutup jadi andalan.
Praduga tumbuh tenteram,
menghakimi sepihak, sebar ketakutan.
Membakukan persepsi, bukan jadi jawaban
atau gagasan bijak.
Selangkah maju ke depan,
empat langkah ke belakang,
kita takkan beranjak.
Mereka, bermain Tuhan.
Merasa benar, menjajah nalar.
Dan kalau kita membiarkan saja, anak kita berikutnya.
Individu, individu merdeka.
Selamat tinggal, era kemajuan,
lupakan harapan dan kehidupan.
Menjauh dari akar masalah,
mendekatkan kepada kebodohan yang dipertahankan.
Privasi. Seni.
Siapa engkau yang menghakimi?
Masih banyak masalah, dan lebih krusial,
tidak bicara asal.
Mereka bermain Tuhan.
Merasa benar, menjajah nalar.
Dan kalau kita membiarkan saja, anak kita berikutnya.
"Sudahkah merdeka? Sudahkah dirimu merdeka?"
Individu, individu merdeka."
Showing posts with label opini. Show all posts
Showing posts with label opini. Show all posts
Monday, 15 November 2010
Wednesday, 11 August 2010
Win Vs Mac
Laptop saya memang bukan laptop super canggih dengan performa yang luar biasa. Laptop saya adalah laptop medioker dengan kapasitas RAM yang sudah ketinggalan jaman, hanya 512 MB. Laptop saya adalah laptop lungsuran dari ayah saya yang lebih memilih untuk menggunakan netbook karena ukurannya yang kecil dan praktis dibawa - bawa.
Laptop ini memang khusus saya pakai untuk menunjang studi s2 saya, dan sesekali untuk mengerjakan proyek. Sedangkan PC saya yang speknya lumayan, memang saya peruntukan khusus untuk gaming, dan hanya untuk gaming. Saking khususnya tidak ada software office ataupun pdf reader di PC saya.
Saat ini saya sedang menyusun thesis, dan kebetulan topik yang saya ambil memerlukan suatu software tertentu. Beberapa waktu lalu ketika saya sedang mengerjakan thesis, laptop saya hang karena saat itu saya membuka beberapa program yang konsumsi memorynya cukup besar.
Teman saya ada yang bilang ke saya, "Makanya pake MAC dong, window sih apaan".
Saya diam aja mendengar teman saya bicara begitu ke saya. Lalu ketika laptop saya sudah bisa bekerja normal kembali, sambil sok - sok sibuk depan laptop saya nyeletuk, "Apa sih hebatnya MAC?". Teman saya yang merupakan seorang apple fanboy pun bicara panjang lebar tentang fitur - fitur yang ada di Macbook pro terbaru miliknya. Teman saya ini geek, dia mengerti betul mengenai komputer, jaringan, dan web. Karena sudah pusing dengan bahasanya yang tidak saya mengerti, akhirnya saya bilang "MAC support software - software ini gak? (sambil nunjuk ke layar monitor laptop saya) Gw ga butuh fitur neko - neko, yang gw butuh cuma software - software ini! Kalo ga support buat gw sih sampah, as simple as that!". Teman saya pun diam.
Bukan saya iri dengan macbook pro terbarunya yang berbanderol belasan juta, saya juga mampu beli macbook pro seperti dia. Tetapi untuk saya, hanya orang bego yang sudah mahal - mahal beli macbook pro tetapi diisi dengan OS microsoft, mubazir! Dengan harga segitu saya bisa dapet sony vaio atau fujitsu dengan performa yang tinggi dan support untuk kegiatan saya. Tapi sekali lagi, buat apa buang uang? Laptop bekas bapak saya ini masih cukup mumpuni koq. Bentuk sih biasa, tapi gaya sih nomor 1000 yang penting fungsi. Kebanyakan gaya yang ada nanti malah DO.
Laptop ini memang khusus saya pakai untuk menunjang studi s2 saya, dan sesekali untuk mengerjakan proyek. Sedangkan PC saya yang speknya lumayan, memang saya peruntukan khusus untuk gaming, dan hanya untuk gaming. Saking khususnya tidak ada software office ataupun pdf reader di PC saya.
Saat ini saya sedang menyusun thesis, dan kebetulan topik yang saya ambil memerlukan suatu software tertentu. Beberapa waktu lalu ketika saya sedang mengerjakan thesis, laptop saya hang karena saat itu saya membuka beberapa program yang konsumsi memorynya cukup besar.
Teman saya ada yang bilang ke saya, "Makanya pake MAC dong, window sih apaan".
Saya diam aja mendengar teman saya bicara begitu ke saya. Lalu ketika laptop saya sudah bisa bekerja normal kembali, sambil sok - sok sibuk depan laptop saya nyeletuk, "Apa sih hebatnya MAC?". Teman saya yang merupakan seorang apple fanboy pun bicara panjang lebar tentang fitur - fitur yang ada di Macbook pro terbaru miliknya. Teman saya ini geek, dia mengerti betul mengenai komputer, jaringan, dan web. Karena sudah pusing dengan bahasanya yang tidak saya mengerti, akhirnya saya bilang "MAC support software - software ini gak? (sambil nunjuk ke layar monitor laptop saya) Gw ga butuh fitur neko - neko, yang gw butuh cuma software - software ini! Kalo ga support buat gw sih sampah, as simple as that!". Teman saya pun diam.
Bukan saya iri dengan macbook pro terbarunya yang berbanderol belasan juta, saya juga mampu beli macbook pro seperti dia. Tetapi untuk saya, hanya orang bego yang sudah mahal - mahal beli macbook pro tetapi diisi dengan OS microsoft, mubazir! Dengan harga segitu saya bisa dapet sony vaio atau fujitsu dengan performa yang tinggi dan support untuk kegiatan saya. Tapi sekali lagi, buat apa buang uang? Laptop bekas bapak saya ini masih cukup mumpuni koq. Bentuk sih biasa, tapi gaya sih nomor 1000 yang penting fungsi. Kebanyakan gaya yang ada nanti malah DO.
Monday, 12 July 2010
Kegagalan Bukan Akhir Dari Segalanya
Michael Jordan, seorang living legend dari dunia bola basket yang kemudian menjadi inspirasi banyak orang di bidang olahraga lain, bahkan ke orang-orang yang bidangnya tidak berhubungan dengan olahraga. Salah satu quotes MJ yang mengena itu secara garis besar, "saya sering gagal, tetapi kegagalan tersebut yang membuat saya sukses".
Saya lupa detail dari kata-kata MJ, tetapi semua orang tentu lihat bagaimana His Airness melakukan slam dunk, jump shoot, dan three points shoot yang luar biasa. Bahkan tembakan-tembakannya banyak yang menjadi penentu kemenangan timnya di detik-detik akhir pertandingan.
Orang juga tidak akan lupa dengan gelar Most Valuable Player (MVP) yang dia raih sebanyak 6 buah sekaligus memberikan gelar juara 6 kali untuk timnya Chicago Bulls. Salah satu legenda hidup NBA, Larry Bird pernah berkata ketika timnya Boston Celtics berhadapan dengan Chicago Bulls, "Malam ini Tuhan berada disini dalam wujud Michael Jordan".
Bisa terbayangkan betapa luar biasanya seorang MJ? Pujian Larry Bird kepada MJ ketika saat itu MJ masih merupakan seorang rookie (pemain debutan) di NBA. Tetapi dibalik prestasi emasnya itu, MJ sendiri yang mengatakan dari ribuan angka yang dia cetak, dia juga melakukan ratusan tembakan yang meleset, bahkan total tembakan bebasnya yang meleset juga mencapai ratusan. Mungkin karena itulah dia mengatakan, "saya sering gagal, tetapi kegagalan tersebut yang membuat saya sukses".
Michael Jordan adalah idola saya sejak saya masih SD. Bulls juara 3 kali berturut-turut pada tahun 1991, 1992, 1993. Saat itu saya masih SD. Kemudian secara mengejutkan MJ memutuskan untuk pensiun. Dan pada tahun selanjutnya Bulls tidak pernah juara lagi. MJ kemudian memutuskan kembali bermain basket pada tahun 1995. Bulls melaju ke playoff tapi tidak juara. Selanjutnya Bulls menjadi juara masih dengan MJ sebagai motornya pada tahun 1996, 1997, dan 1998.
Luar biasa? Tentu saja, tetapi MJ sering mengalami kegagalan bahkan di saat masa keemasannya. Ketika semua berharap padanya, tidak selalu dia berhasil kadang dia berhasil dan kadang dia gagal. Kegagalan yang dialaminya justru memacu dirinya untuk menjadi lebih baik dengan salah satunya menambah porsi latihan, walaupun coach tidak memintanya.
Saya teringat kembali kata - kata dari pasangan saya yang bilang untuk menemukan passion kita itu memang ga mudah, karena itu kita tidak boleh berdiam diri, terbuka akan segala hal dan tidak terlalu cepat-cepat menilai sesuatu.
Apa hubungannya dengan MJ? Sebelumnya saya merasa hidup saya ga ada manfaatnya dan merasa malu dengan diri saya sendiri karena diumur yang sudah tidak muda lagi, saya merasa tidak punya manfaat dan tidak dapat membanggakan orang tua saya. Tetapi pasangan saya membesarkan hati saya dan terus menyemangati saya untuk tidak menyerah. Dan saya kemudian teringat akan kisah Michael Jordan. Karena itulah saat ini selain kewajiban mengerjakan thesis, saya mulai mencari - cari apa kegiatan yang bisa menjadi passion saya. Saya mulai mencoba untuk bersepeda, memasak, dan mencoba kembali menulis blog yang merupakan kegiatan yang telah lama tidak saya lakukan.
Saya lupa detail dari kata-kata MJ, tetapi semua orang tentu lihat bagaimana His Airness melakukan slam dunk, jump shoot, dan three points shoot yang luar biasa. Bahkan tembakan-tembakannya banyak yang menjadi penentu kemenangan timnya di detik-detik akhir pertandingan.
Orang juga tidak akan lupa dengan gelar Most Valuable Player (MVP) yang dia raih sebanyak 6 buah sekaligus memberikan gelar juara 6 kali untuk timnya Chicago Bulls. Salah satu legenda hidup NBA, Larry Bird pernah berkata ketika timnya Boston Celtics berhadapan dengan Chicago Bulls, "Malam ini Tuhan berada disini dalam wujud Michael Jordan".
Bisa terbayangkan betapa luar biasanya seorang MJ? Pujian Larry Bird kepada MJ ketika saat itu MJ masih merupakan seorang rookie (pemain debutan) di NBA. Tetapi dibalik prestasi emasnya itu, MJ sendiri yang mengatakan dari ribuan angka yang dia cetak, dia juga melakukan ratusan tembakan yang meleset, bahkan total tembakan bebasnya yang meleset juga mencapai ratusan. Mungkin karena itulah dia mengatakan, "saya sering gagal, tetapi kegagalan tersebut yang membuat saya sukses".
Michael Jordan adalah idola saya sejak saya masih SD. Bulls juara 3 kali berturut-turut pada tahun 1991, 1992, 1993. Saat itu saya masih SD. Kemudian secara mengejutkan MJ memutuskan untuk pensiun. Dan pada tahun selanjutnya Bulls tidak pernah juara lagi. MJ kemudian memutuskan kembali bermain basket pada tahun 1995. Bulls melaju ke playoff tapi tidak juara. Selanjutnya Bulls menjadi juara masih dengan MJ sebagai motornya pada tahun 1996, 1997, dan 1998.
Luar biasa? Tentu saja, tetapi MJ sering mengalami kegagalan bahkan di saat masa keemasannya. Ketika semua berharap padanya, tidak selalu dia berhasil kadang dia berhasil dan kadang dia gagal. Kegagalan yang dialaminya justru memacu dirinya untuk menjadi lebih baik dengan salah satunya menambah porsi latihan, walaupun coach tidak memintanya.
Saya teringat kembali kata - kata dari pasangan saya yang bilang untuk menemukan passion kita itu memang ga mudah, karena itu kita tidak boleh berdiam diri, terbuka akan segala hal dan tidak terlalu cepat-cepat menilai sesuatu.
Apa hubungannya dengan MJ? Sebelumnya saya merasa hidup saya ga ada manfaatnya dan merasa malu dengan diri saya sendiri karena diumur yang sudah tidak muda lagi, saya merasa tidak punya manfaat dan tidak dapat membanggakan orang tua saya. Tetapi pasangan saya membesarkan hati saya dan terus menyemangati saya untuk tidak menyerah. Dan saya kemudian teringat akan kisah Michael Jordan. Karena itulah saat ini selain kewajiban mengerjakan thesis, saya mulai mencari - cari apa kegiatan yang bisa menjadi passion saya. Saya mulai mencoba untuk bersepeda, memasak, dan mencoba kembali menulis blog yang merupakan kegiatan yang telah lama tidak saya lakukan.
Monday, 3 August 2009
I heart ITB
akhirnya setelah proses yang cukup bertele-tele
saya dapet juga userID dan password untuk perwalian
magister secara online, setelah sebelumnya susah banget
ngurusnya. ini semua dikarenakan saya yang pindah
program studi dari teknik sipil ke teknik kelautan.
setelah dapet userID baru dan passwordnya, eh ada masalah
baru. Dosen walinya masih dosen sipil...ah shit, ini mah
ngurus2 lagi. Harusnya kalo pindah prodi otomatis dosen
wali juga ganti, tapi ini gak! oh ITB, katanya
center of excellence, creme de la creme, tapi mana?
administrasinya selalu ribet dan muter2. kadang informasi
untuk mahasiswa aja nyampenya telat.
Jujur untuk masalah administrasi/tetek bengek laennya
yang berhubungan sama birokrasi kampus, kampus2 swasta
jauh lebih baik dari ITB, begitu juga dengan sistem
informasinya. Saya ngomong gini bukan maksud jelek2in
almamater saya dari s1 mpe sekarang s2, tapi supaya
ITB bisa lebih berbenah. bisakah?
Kampusku rumahku, kampusku negeriku
berjuta rakyat menanti tanganmu
kusampaikan salam-salam perjuangan
kita ini cinta-cinta indonesia.
Untuk tuhan bangsa dan almamater, merdeka!
saya dapet juga userID dan password untuk perwalian
magister secara online, setelah sebelumnya susah banget
ngurusnya. ini semua dikarenakan saya yang pindah
program studi dari teknik sipil ke teknik kelautan.
setelah dapet userID baru dan passwordnya, eh ada masalah
baru. Dosen walinya masih dosen sipil...ah shit, ini mah
ngurus2 lagi. Harusnya kalo pindah prodi otomatis dosen
wali juga ganti, tapi ini gak! oh ITB, katanya
center of excellence, creme de la creme, tapi mana?
administrasinya selalu ribet dan muter2. kadang informasi
untuk mahasiswa aja nyampenya telat.
Jujur untuk masalah administrasi/tetek bengek laennya
yang berhubungan sama birokrasi kampus, kampus2 swasta
jauh lebih baik dari ITB, begitu juga dengan sistem
informasinya. Saya ngomong gini bukan maksud jelek2in
almamater saya dari s1 mpe sekarang s2, tapi supaya
ITB bisa lebih berbenah. bisakah?
Kampusku rumahku, kampusku negeriku
berjuta rakyat menanti tanganmu
kusampaikan salam-salam perjuangan
kita ini cinta-cinta indonesia.
Untuk tuhan bangsa dan almamater, merdeka!
Tuesday, 9 June 2009
Cuma Bisa Ketawa
Sekitar setengah jam yang lalu saya membaca sebuah blog yang isinya membahas suatu topik tertentu dan dihubung - hubungkan dengan pilpres 2009 dan isinya menyudutkan 1 capres tertentu dan mempromosikan capres pilihannya. Okelah itu hak dia, karena itu blog ya blog dia, mau dia kampanye sampe jungkir balik jumpalitan juga itu hak dia.
Hanya saja saya mencoba memancing orang ini sejauh mana sih orang ini mengerti apa yang dia bicarakan. Saya memposisikan diri saya sebagai seorang yang netral dan bertanya panjang lebar kepada "beliau" tentang tulisannya. Jawaban yang saya dapat hanya jawaban - jawaban singkat seperti "tanya google aja".
Ketika saya tanya sebaiknya siapa yang saya pilih di pilpres nanti si "beliau" ini pun hanya memberikan satu kalimat cynical tentang salah satu kandidat presiden RI. Header blognya saja yang bertemakan tentang menyukseskan pilpres 2009, tetapi komentar - komentarnya tidak membuat orang yang tadinya apatis terhadap pilpres menjadi lebih peduli. Saya cuma bisa ketawa sendiri jadinya.
Tolong dong kalo emang pengen mensukseskan pilpres 2009 dengan parameter kesuksesan mengurangi jumlah suara golput, ya mbok berikan tulisan - tulisan yang bersifat informatif dan positif jangan hanya mendukung satu kubu dan nyerang yang laen...apa bedanya kalo gitu sama jurkam-jurkam? ato jangan2 si "beliau" ini memang jurkam? hehehehe
Hanya saja saya mencoba memancing orang ini sejauh mana sih orang ini mengerti apa yang dia bicarakan. Saya memposisikan diri saya sebagai seorang yang netral dan bertanya panjang lebar kepada "beliau" tentang tulisannya. Jawaban yang saya dapat hanya jawaban - jawaban singkat seperti "tanya google aja".
Ketika saya tanya sebaiknya siapa yang saya pilih di pilpres nanti si "beliau" ini pun hanya memberikan satu kalimat cynical tentang salah satu kandidat presiden RI. Header blognya saja yang bertemakan tentang menyukseskan pilpres 2009, tetapi komentar - komentarnya tidak membuat orang yang tadinya apatis terhadap pilpres menjadi lebih peduli. Saya cuma bisa ketawa sendiri jadinya.
Tolong dong kalo emang pengen mensukseskan pilpres 2009 dengan parameter kesuksesan mengurangi jumlah suara golput, ya mbok berikan tulisan - tulisan yang bersifat informatif dan positif jangan hanya mendukung satu kubu dan nyerang yang laen...apa bedanya kalo gitu sama jurkam-jurkam? ato jangan2 si "beliau" ini memang jurkam? hehehehe
Subscribe to:
Posts (Atom)